Wulidal Musyarrof

“wulidal musyarrof

firobbi’il awwali

walqolbul yakhfaq

walkawakib tanjali…”

Kalimat di atas adalah penggalan dari syair sholawat berjudul “Wulidal Musyarrof” yang pernah dilantunkan oleh “Ahmad Nur Hadi Rofiq” dari Pondok Pesantren Langitan. Sholawat ini begitu fenomenal di tahun 2000-an dulu. Pada saat itu aku masih SD, antara kelas 2 atau kelas 3. Aku punya VCD nya. Dulu, Ayah dan ibuku sering sekali memutarnya. Namun, sudah lama sekali tak dengar sholawat ini dan baru dua hari yang lalu kuputar lagi. Terus gimana ceritanya sehingga aku jadi mutar sholawat ini lagi ?

Hmm, begini ceritanya.. Dua hari yang lalu, saat aku browsing internet, tidak sengaja aku membuka sebuah situs yang isinya membahas tentang Ka Rofiq yang melantunkan Wulidal Musyarrof. Lumayan kaget juga saat kulihat foto Ka Rofiq yang sudah dewasa. Dia bukanlah lagi seorang anak kecil seperti 10 tahunan yang lalu saat melantunkan Wulidal Musyarrof. Akhirnya, ku download sholawat Wulidal Musyarrof dan ku simpan filenya di HPku.

Saat kudengar sholawat ini, otakku bernostalgia kembali ke tahun 2000-an, mengingat seringnya sholawat ini diputar ayah dan ibuku saat aku kecil dulu, juga pada saat bulan Ramadhan. Aku jadi merindukan Ramadhan di masa-masa kecilku. Ketika semuanya masih lengkap… :’)


Video Wulidal Mussyarof, Sholawat pada Baginda Nabi Muhammad SAW

download mp3 nya disini..

Keindahan Langit Malam..

bulan-bintang1

Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan gugusan bintang-bintang (di langit) dan Kami telah menghiasi langit itu bagi orang-orang yang memandang (nya). 

(Q.S   AL-HIJR  :  15)

Saat malam hari, sering kutatap langit malam di teras belakang rumahku. Subhanallah sekali, karena pemandangan langit malam yang sangat indah.. Meski tak bisa melihat langit malam dengan leluasa disebabkan terhalang atap-atap rumah orang yang tinggal di sekitarku, namun tak mengurangi rasa bahagiaku menikmati langit malam. Bintang-bintang bertaburan dan berkelap-kelip di langit. Di antara bintang-bintang itu, ada bintang-bintang tertentu yang cahayanya lebih terang. Ada juga bintang yang warnanya terlihat kemerah-kemerahan. Rembulan pun memancarkan cahaya keindahannya. Kira-kira satu minggu yang lalu, tepatnya pada Minggu malam hari tanggal 6 Mei 2012, langit dihiasi oleh bulan purnama yang bersinar sangat terang.

Dan telah Kami tetapkan bagi bulan manzilah-manzilah, sehingga (setelah dia sampai ke manzilah yang terakhir) kembalilah dia sebagai bentuk tandan yang tua.

(Q.S   Yasin :  39)

#Maksud dari ayat di atas: bulan-bulan itu pada awal bulan, kecil berbentuk sabit, kemudian sesudah menempati manzilah-manzilah, dia menjadi purnama, kemudian pada manzilah terakhir kelihatan seperti tandan kering yang melengkung.

Subhanallah, Maha Suci Allah yang telah menciptakan keindahan langit malam. Menenteramkan hati bagi yang memandangnya…

malam pun datang mengganti hari

rembulan dan bintang selalu menghiasi

kekuasaan milik Yang Maha Suci

yang menguasai langit dan bumi

(penggalan lirik lagu ‘Indahnya Alam’ by Nahawan Voice Nasyid)